POHON BERTASBIH

  • Hj. Aisyah Nurlaela , S.Pd (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2016-10-11 17:00:00 - Kategori : BERITA

    POHON BERTASBIH

     

    POHON BERTASBIH

    Oleh: Hj. Aisyah Nurlaela, S.Pd

                    Terhenyak, dan tersentak!  tatkala  kita mendengar  ada pohon yang bertasbih!. Ya ,itu  bukanlah isapan jempol belaka, pohon yang merupakan salah satu mahluk ciptaan Allah, yang  juga memiliki kehidupan  seperti halnya manusia!.

    Seperti halnya mahluk lain  di bumi ini, pohon juga memerlukan perlakuan yang layak dari mahluk lain, baik itu dari hewan, apalagi kita sebagai manusia yang diberikan akal dan fikiran oleh Allah sebagai kholifah di bumi ini. Pohon akan merasakan sakit, apabila kita memperlakukan tidak sebagaimana mestinya.

    Kita sudah sering mendengar  kabar tentang berbagai macam bencana, seperti banjir, longsor, tsunami, erosi, kebakaran hutan dan sebagainya. Hal ini, selain   factor  alam, juga  disebabkan oleh ulah manusia yang tidak memperlakukan  alam secara bijak terutama terhadap tumbuhan.Seperti yang tadi telah dibahas, bahwa pohon pun bisa  berbicara ,buktinya dapat dilihat ketika mereka diperlakukan tidak bijak atau tidak adil oleh kita sebagai manusia, mereka akan berbicara  atau protes layaknya manusia, “protes” nya pohon bisa kita dengar dengan “raungannya” ketika banjir tiba,” rintihannya” dapat kita dengar  seiring  datangnya longsor yang meluluh lantakan mereka dari mulai ranting, cabang, daun, hingga akar, “jeritannya” dapat kita dengar seiring   kebakaran hutan  yang seolah  memutuskan harapan mereka untuk tumbuh kembang  melanjutkan  kehidupan mereka serta anak cucu mereka  untuk  dalam menjalankan amanah  Allah  untuk  kelangsungan hidup mahluk lainnya terutama manusia.layaknya manusia, ketika terjadi bencana, pohon pun merasa sedih, dengan apa yang terjadi, hanya saja rintihan dan  jeritannya tidak banyak orang yang tahu, manusia mungkin melakukan evakuasi terhadap manusia lain yang terkena musibah  dan meninggal, sedangkan diantara kita seringkali lupa, mahluk lain pun seperti hewan dan tumbuhan perlu perhatian khusus, minimal kita memperlakukannya dengan baik, langakah panjangnya  kita menanam kembali atau yang disebut reboisasi.

    Dengan kita memperlakukan tumbuhan secara bijak sesuai dengan fungsinya, maka keseimbangan alam akan berjalan sebagaimana fungsinya sebagai sesama  mahluk Allah SWT.salah satu contoh, gunung  atau bukit tidak akan longsor apabila pohon-pohon berdiri kokoh didalamnya, karena longsor atau erosi terjadi manakala tanah tidak mempunyai penahan yang kuat, salah satunya dengan pohon itu tadi, karena akar pohon berguna sebagai penahan yang membuat struktur  tanah menjadi kuat dan padat, selain itu juga, pohon bisa menyimpan cadangan air untuk masa yang akan datang, hal ini menjadi salah satu  sarana terbaik sebagai resapan air agar tidak terlalu banyak air di permukaan tanah yang akan mengakibatkan banjir. Selain itu, pohon juga mempunyai peran penting sebagai salah satu penyumbang unsur hara tanah, semakin banyak daun, ranting, dahan, dan batang yang jatuh ke tanah, hal ini akan menambah kesuburan dan kegemburan tanah di sekitar pohon itu sendiri, hal ini tentu saja akan bermanfaat untuk kita sebagai manusia ,terutama bagi para petani yang membutuhkan tanah yag subur dan gembur.Perlu di ingat bahwa tidak ada sebuah daunpun yang jatuh tanpa kehendak Allah!. Subhaanalloh!

    Dengan demikian alangkah bijaknya jika kita memperlakukan pohon layaknya seperti mahluk Allah lainnya seperti hewan dan manusia, ingatlah bahwa pohon juga bisa merasa sakit apabila kita menyakitinya!, maka dari itu perlakukanlah pohon sebagaimana mestinya!.dengan kita memperlakukan pohon secara bijak, maka pohon pun akan memperlakukan kita dan menghargai kita sebagai mahluk yang lebih tinggi derajatnya dari mahluk lain.

    Ada istilah “pohon bertasbih”, Hal ini mungkin tidak berlebihan, karena dapat dibuktikan dengan penelitian ilmiah, bahwa satu pohon bisa mencukupi kebutuhan oksigen untuk dua orang manusia, bisa dibayangkan ,jika saja kita menanam satu batang pohon, kita akan bermanfaat bahkan didoakan oleh dua orang manusia, bayangkan kalau kita menanam sepuluh batang pohon! Kita akan bermanfaat dan didoakan oleh dua puluh orang manusia !apalagi kalau dua puluh pohon! Lima puluh pohon!  Subhaanalloh!!

    Berawal dari kesadaran tersebut, SMP Islam Cendekia Cianjur , dibawah binaan Pembina Yayasan yang tiada hentin-hentinya menggaungkan semangat Go Green di setiap event dan di setiap aspek kegiatan, beliau merupakan  seorang pakar  teknik yang sangat mencintai lingkungan.Salah satu bukti kecitaan nya terhadap lingkungan, contohnya dalam penanaman pohon di lingkungan sekolah, berbagai tanaman , baik tanaman perdu, tanaman obat, s1ai berbagai jenis pohon beliau tanam. Dan tak henti-hentinya menyerukan kepada seluruh warga belajar khususnya siswa untuk lebih mencintai lingkungan dengan menanam pohon.

    Dalam rangka mempersiapkan kegiatan lomba sekolah sehat tingkat BAKORWIL, SICC mengadakan sosialisasi kesadaran warga belajar khususnya ,dan tentu saja warga sekitar pada umumnya, untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar terutama pohon.sosialisasi tersebut mendatangkan tim khusus yang merupaka tim ahli yang peduli terhadap lingkungan hidup., Mereka adalah KPI  atau  Komunitas Pohon Indonesia.mereka inilah yang peduli,dan yang faham atas “rintihan”,jeritan”, dan “raungan” dari pohon-pohon itu,  mereka inilah yang telah memberikan paparan tentang pohon bertasbih ini, sehingga membuat kita sadar akan sikap yang seharusnya bijak dalam memperlakukannya.

    Alangkah bijaksananya kita sebagai seorang kholifah yang diamanahi oleh  Allah untuk memimpin bumi ini, supaya lebih  peduli terhadap lingkungan sekitar ,terutama dalam memperlakukan pohon sebagaimana mestinya,agar kita dapat mengambil banyak manfaat tanpa harus menghabiskan apalagi memusnahkan pohon-pohon pelindung kita demi kelangsungan hidup sekarang dan di masa yang akan datang.

    Terakhir, mari kita kaji dan renungkan lagi seruan Allah dalam firmannya,  surat Arrum ayat 41 yang artinya” Telah N1ak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan manusia , supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari( akibat) perbuatan mereka ,agar mereka kembali( ke jalan yang benar)” Sekian semoga bermanfaat.