Penyuluhan Sekolah Sehat Bagi Siswa SMP Islam Cendekia Cianjur

  • Ridho Hamzah, M.Pd. (Penerbit)
  • Diterbitkan pada :2017-03-30 17:00:00 - Kategori : BERITA

    Penyuluhan Sekolah Sehat Bagi Siswa SMP Islam Cendekia Cianjur

     

    Untuk menjaga dan memelihara sekolah sehat, SMP Islam Cendekia Cianjur (SICC) melaksanakan penyuluhan kepada semua siswa dengan berpedoman kepada trias uks di antaranya yaitu pendidikan kesehatan. Penyuluhan merupakan upaya dalam rangka memberikan pemahaman kepada anak didik agar mereka mengetahui tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Pada pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB, Kamis, 26 Januari 2017 di Auditorium/ Lantai 2 Mesjid An-Nisa SICC para siswa sedang menyimak pembahasan PHBS dari tiga pemateri yaitu: 1. bidan Listeu  Zulhijwati,  S.Km. -  kasie promkes pemberdayaan masyarakat, 2. Sri Juharini Wahyuni dari Dinkes Cianjur Kasie Kesehatan Lingkungan, dan 3. dr. Fitria Shalehah kepala Puskesmas Kec. Karangtengah.

    1. Materi 1, berjudul Konsep &1; Kebijakan Pembinaan Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja Melalui Penjaringan Kesehatan. Di antara intisari materi ini yakni penjaringan kesehatan siswa/ peserta didik. Penjarinagn kesehatan merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi pengisian kuisioner oleh peserta didik, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang oleh tenaga kesehatan bersama sama kader kesehatan remaja dan guru sekolah. Prosedur pemeriksaan kesehatan untuk memilah anak yang sehat &1; anak yang tidak sehat. Tujuan penjaringan kesehatan ini dalaksanakan yakni untuk (1) meningkatkan derajat kesehatan peserta didik secara optimal, (2) terdeteksinya secara dini masalah kesehatan peserta didik, (3) tertanganinya peserta didik bermasalah kesehatan, (4) tersedianya data/ informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik, dan (5) penyusunan program/ perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi program usaha kesehatan sekolah.
    1. Materi 2, berjudul Keamanan Makanan Jajanan. Di antara intisari materi dua ini yakni (1) bagaimana pentingnya memilih makanan sehat bersih, (2) peran serta guru, (3) pelatihan petugas kantin tentang lingkungan kantin, (4) tidak boleh menggunakan bahan berbahaya seperti sunset yellow sebagai pewarna tekstil dan pengawet (borrak/ pormalin), (5) perlu edukasi bagi pedagang makanan jajanan yang tentunya memegang peran penting dalam asupan gizi dan energi jajanan dengan syarat halal, sehat, aman, dan bersih.
    1. Materi 3, berjudul Indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Di antara intisari materi tiga yang menjadi indicator PHBS adalah sebagai berikut: (1) Memelihara rambut dengan mencuci minimal 3 x tiap minggu. (2) Memakai pakaian bersih dan rapi. (3) Memelihara kuku agar pendek dan bersih. (4) Memakai sepatu bersih dan rapi. (5) Mengkonsumsi jajanan sehat di sekolah. (6) Melakukan pengukuran berat dan tinggi badan secara berkala setiap 1 bulan/ 2 bulan. Kalau tidak naik hawatir diindikasikan ada penyakit TBS atau atau penyakit jantung, oleh karena itu diperlukan pengukurannya. (7) Membuang s1ah pada tempatnya. (8) Memelihara bak mandi dengan waspada demam berdarah (Mengurus, Menutup, Mengubur, dan Memantau). (9) Menggunakan jamban sehat. (10) Mencuci tangan dengan sabun. (11) Menggunakan air bersih. (12). Olah raga teratur dan terukur seminggu 3 kali 2 jam atau 5 kali 1/2 jam. (13) Tidak merokok, karena sangat berbahaya utk tubuh, dan (14) Tidak menggunakan narkoba.

    Para siswa baik laki-laki maupun perempuan menyimak dengan baik terhadap materi yang dis1aikan oleh ketiga pemateri tersebut di atas. Mereka juga diberikan tes oleh pemateri dengan tanya jawab. Ternyata di antara siswa, seperti Fidelma kelas 7 F SICC m1u menjawab pertanyaan dari pemateri tentang indikator PHBS.

     

    http://www.kompasiana.com/cendekiacianjur/penyuluhan-sekolah-sehat-bagi-siswa-smp-islam-cendekia-cianjur_588a94c1b07e61060daf4174

    Ridho Hamzah