PERSIAPAN LSS : PENGINTEGRASIAN MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PADA LESSON PLAN

  • SitiMaya (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2016-10-18 17:00:00 - Kategori : BERITA

    PERSIAPAN LSS : PENGINTEGRASIAN MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PADA LESSON PLAN

    Berbenah dan menyiapkan diri, itulah kata yang tepat pada kegiatan hari ini. SMP Islam Cendekia mengadakan penyuluhan mengenai pengintegrasian materi pengelolaan lingkungan hidup pada Lesson Plan. Hal itu dimaksudkan sebagai salah satu tolak ukur tersurat sebagaimana sebenarnya pada prosesnya pembelajaran di SICC sudah menerapkan tema pengelolaan lingkungan hidup.

    Adapun pemateri adalah Ibu. Dra. Wisnuwati, M.Pd yang merupakan Widyaiswara P4TK-Pertanian atau dikenal Vedca. Beliau memaparkan serta tentunya sharing pengetahuan kepada dewan guru mengenai pengimplementasian materi lingkungan hidup pada Lesson Plan (RPP dan Bahan Ajar). Diantara materi lingkungan hidup yang bisa diintegrasikan pada beberapa mata pelajaran IPA contohnya energi (Fisika), Ekosistem (Biologi). Contoh lainnya adalah pembelajaran Bahasa misalnya membuat puisi yang bertema alam dan kehidupan.

    Pengintegrasian materi lingkungan hidup ini merupakan salah satu indikator Cendekia sebagai Sekolah Sehat. Dimana didalamnya Cendekia bertujuan menerapkan pendidikan “sehat” kepada siswa. Pendidikan yang mengajarkan siswa secara kontekstual dan faktual untuk mencintai lingkungan dan menyadari bahwa lingkungan kehidupan mereka berkaitan erat dalam semua hal yang mereka pelajari.

    Utamanya adalah mengingatkan bahwa dalam Islam melalui pendidikan di sekolah, siswa diajarkan untuk mengingat dan mengaplikasikan firman Allah SWT pada Qs. Al-Baqarah : 30. Pada ayat itu Allah menunjuk manusia sebagai Khalifah di muka bumi. Melalui pengintegrasian ini lah dimaksudkan agar anak memahami fungsi mereka sebagai pemakmur bumi ini.

    Perlu diketahui, sebagai sekolah yang menanamkan sistem ruang terbuka hijau (lebih dari 60%), Cendekia merupakan sekolah dengan keterbukaan alam yang sangat baik sebagai media ajar. Hal itu pula dipraktekan secara langsung dengan banyaknya pembelajaran (di berbagai mata pelajaran) yang melaksanakan pembelajarannya secara outdoor di luar lingkungan kelas. (sitijahrotulwardiyyah)