Ayo Belajar dari P2TP2A dan Puskesmas!

  • Hilman A (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2016-10-18 17:00:00 - Kategori : BERITA

    Ayo Belajar dari P2TP2A dan Puskesmas!

    Cianjur, 10 Oktober 2016.

    Belajarlah dari siapapun. Sumber ilmu bukan hanya guru, atau buku. Pelajaran dapat dipetik sekalipun hanya dari angin yang berhembus. Mendidik pada dasarnya adalah memberi contoh, menerapkan ilmu dan tujuan akhirnya adalah memanusiakan manusia.

    Proses mendidik itu pula lah yang diperhatikan oleh SMP Islam Cendekia. Pada kesempatan yang luarbiasa, sebagai salah satu progres persiapan Lomba Sekolah Sehat, Cendekia kedatangan tamu dari P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dan Puskesmas Karangtengah.

    Dalam kesempatan itu kedua tamu tersebut melakukan penyuluhan kepada siswa-siswi cendekia. Pada hari itu berkenan hadir, Ibu Hj. Kinkin Surtini, S.Pd., M.H (Sekretaris P2TP2A), dan Ibu Lidya Indayani Umar, S.H., M.H (Kabid Advokasi dan Penanganan Kasus – P2TP2A) serta Ibu dr. Hj. Nenden Evi Wulandari (Kepala Puskesmas Karangtengah) beserta jajaran. Serta Bapak Maman Sulaeman, dan Ibu Tenty Maryanthy, S.Pd (Kesra – Pemda Kab. Cianjur).

    Acara berlangsung di Aula SICC, dimulai sekitar pukul 10.30. dalam acara tersebut ibu lidya sebagai pemateri pertama meny1aikan 2 materi mengenai kekerasan dan LGBT. Dalam materi pertama mengenai kekerasan siswa diberitahu mengenai bentuk kekerasan tidaklah hanya bersifat fisik, namun adapula yang bersifat psikis, seperti perkataan kasar, menyinggung dan lain sebagainya. Sedangkan pada materi kedua mengenai LGBT, siswa diberikan pengetahuan mengenai penyimpangan seksual dan cara-cara mengenali serta menghindarinya.

    Selama pemberian materi berlangsung, siswa terlibat secara aktif dalam kegiatan penyuluhan, diantaranya Dita Amelia (Kelas 9) yang turut menjelaskan definisi LGBT. Adapun siswa lainnya yaitu Haykal dan Syahnaez turut bertanya masing-masing mengenai kekerasan juga LGBT.

    Materi selanjutnya yaitu pemantapan kembali mengenai 14 indikator PHBS (Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat) yang dis1aikan oleh Ibu dr. Hj. Nenden. Siswa terlibat sangat aktif karena mereka turut mempraktekan 6 langkah cuci tangan yang dipandu oleh Mentari (Kelas 9). Siswa lainnya seperti Pandu (Kelas 8) m1u menjawab pertanyaan mengenai Trias UKS.

    Dari kegiatan di atas, pihak sekolah menyadari perlunya bantuan pihak lain, tidak hanya orang tua dan guru untuk memberikan akses pendidikan kepada siswa yang lebih luas. Tujuannya tentu saja menghasilkan lulusan unggulan yang tidak hanya baik akhlaknya, cerdas, tapi bermanfaat untuk sesamanya. Cendekia Juara! (sitijahrotulwardiyyah)