AIR MATA RINDU ROSUL MENETES DI SICC

  • Hj. Aisyah Nurlaela , S.Pd (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2017-02-09 17:00:00 - Kategori : BERITA

    AIR MATA RINDU ROSUL MENETES DI SICC

     

    AIR MATA RINDU ROSUL MENETES DI SICC

    (Pada acara khatam Alqur`an dan maulid Rasulullah SAW)

     

                    Pagi itu, Rabu 21 Desember 2016 sesuai dengan agenda sekolah diadakan acara PHBI yaitu peringatan hari lahirnya junjunan alam habibana wanabiyyana Muhammad SAW,yang sering dikenal dengan istilah “maulid/muludan” serta khataman Alqur`an bagi siswa/siswi`yang telah khatam alqur`an, sekaligus pada hari itu juga merupakan hari yang menegangkan bagi  siswa/i dan bagi orang tua siswa/siswi karena akan dilangsungkan pembagian raport sekaligus kepulangan putra/putri tercinta.

                    Panitia acara sudah bersiap sedia sesuai dengan tugasnya masing-masing,tak lupa para wali kelas sudah mempersiapkan segala sesuatu nya dengan matang, sebelum acara dimulai,diadakan dulu briefing secara keseluruhan,dan yang memimpin adalah Bapak Ustadz Ghazali Rahman selaku pengawas yayasan, tak ketinggalan juga kepala sekolah Bapak H. Bambang Zainal Arifien memberikan dulu arahan untuk kelancaran acara pada hari itu, kemudian dilanjutkan dengan do`a, dan seperti biasa foto bersama dulu yeeeaa mudah-mudahan acara berjalan dengan lancar!.

                    Megah dan meriah,itulah kira-kira kata yang terlintas oleh semua yang hadir  ketika memasuki area acara yang disambut hangat oleh penerima tamu yang masing-masing terpisah ,penerima tamu putra  disambut oleh guru putra dan untuk tamu putri dasambut dengan hangat oleh  penerima tamu putri.memasuki area acara tak ubahnya seperti memasuki sebuah gedung pertemuan padahal itu merupakan lapangan serbaguna yang disulap menjadi ruangan pertemuan yang meriah dengan background berwarna merah tua, pintu depan lapangan disulap menjadi gerbang utama, t1ak kursi tamu empuk dan nyaman berwarna merah senada dengan latar belakang t1ak megah  tersusun berbaris rapi,masing-masing terpisah antara tamu putra/putri.begitupun dengan hiasan panggung t1ak serasi  dengan latar belakang  poster sang muballigh yang diundang pada hari itu yang wajahnya sering menghiasi layar kaca  TV ONE dalam acara damai Indonesiaku yang familiar disapa Kang Rashied.Semua ini tak lepas dari kerja sama tim yang selalu solid,yang dikomandani oleh  siapa lagi kalau bukan anak muda yang penuh inspirasi dan motivasi, dialah Pa Andri Syarif  sang seniman dan “maestro” nya cendekia dibantu oleh rekan yang lain tentunya.

                    Acara dibuka oleh dua orang master of ceremony nya Cendekia yang tidak asing lagi yaitu Ustadzah Siti Jahrotul Wardiyah yang terkenal kocak, seru, hangat dan penuh semangat, dan seorang siswi kelas IX yang bernama Shanaez Zahira Muntaz yang tak kalah manis dan fasih berbahasa inggris.Dimulai dengan pembukaan, pembacaan alqur`an oleh siswa/i yang berkhatam.dilanjutkan dengan pen1ilan siswa/siswi diantaranya marawis, yang dikomandoi oleh Haikal, Reza dan kawan-kawan, mereka t1il dengan penuh atraktif dan sholawat nya yang merdu,tidak ketinggalan pen1ilan speech atau pidato yang terbagi dalam beberapa bahasa diantaranya dalam bahasa Indonesia oleh M. Reza Aditya, bahasa Arab oleh M.Sulthan Fath Alfasyifa( kls IX),dan Vina (VIII E) serta bahasa inggris oleh Nayla Anindya (VIIE)dan Sohibul Ridja(VII B) ,semua dis1aikan dengan penuh semangat, penuh percaya diri dan lancar seperti yang diharapkan tidak ketinggalan pembacaan puisi bertemakan Ibu juga dis1aikan penuh khidmat oleh ananda  Delweys siswi kelas VIII ,kebetulan besoknya hari ibu.

    Pen1ilan belum selesai, dilanjutkan  dengan lantunan sebuah lagu yang sangat menyentuh kalbu yang dilantunkan dengan khidmat oleh ananda Wulan Fadlatussyifa, siswi kelas IX  yang melantunkan lagu berjudul ya Rasulalloh,kalau pada sesi pertama suasana terlihat penuh atraktif dan penuh semangat,seperti pidatonya Reza dan Sulthan dalam bahasa Arab, nah pas lantunan lagu Wulan inilah yang membuat semua mustami terpana, terpaku, dan terhipnotis dengan suaranya yang merdu dan “renyah”, namun semua mustami bukan hanya terpesona dengan suara wulan, tapi lagu yang dibawakan Wulan adalah bukan sembarang lagu, lagu yang didalamnya menceritakan panggilan seorang ummat rosul yang rindu akan sosok Rasulullah Saw, lihat saja dalam salah satu liriknya ”alangkah indahnya hidup ini… bila dapat mengecup tangan mu, Ya Rasulalloh yaa Habiballoh ku rindu..”

    Maka suasana seketika diam yang ada hanyalah airmata dan tangis rindu terbawa emosi jiwa dengan lantunan lagunya Wulan,betapa tidak, kita seakan terbawa larut,hanyut dengan kerinduan kita terhadap Nabi, rindu akan suaranya, rindu akan indah budi pekertinya, rindu kasih sayangnya, rindu akan belai kasih sayang pada umatnya, rindu halus tangan dan bahasanya…subhanalloh! Yaa rasul salam alaika, yaa nabi salam alaika!.

    Tak terasa lagu pun berakhir, namun semua masih terdiam bahkan ada yang menangis tersedu, seketika sang MC datang mengh1iri,dan mengucapkan terimakasih, dan hal yang paling menarik perhatian, kami melihat pembawa acara nya menangis juga!wah ini sesuatu yang jarang-jarang kan! Melihat Bu JW panggilan akrabnya, menangis! biasanya kocak dan penuh canda !ya JW juga manusia kan hehe celetuk seorang ustdzah yang juga sedang menghapus air mata,tak ketinggalan penulis disela tersedu ada semburat senyum bahagia menyaksikan suasana itu,yaa saking terharu kita yaa!.demikian, seorang Wulan Fadlatusysyifa berhasil membawakan lagu dengan gestur, ekspresi, intonasi, nada dan tempo yang sangat tepat, tentu berkat dukungan pelatihnya, pengiring musiknya, tentu saja sang maestro yang dengan profesional mengiringi yaitu Mr Andri .

    Acara dilanjutkan dengan sekapur sirih yang dis1aikan oleh kepala sekolah, dalam sambutannya, beliau tidak panjang lebar, tidak lupa mengucapkan terimaksih atas kehadiran orangtua siswa/siswi.Kemudian dilanjutkan dengan acara pokok yaitu tausiyah yang dis1aikan oleh Kang Rashied yang kebetulan beliau merupakan orangtua dari salah satu siswa SMP Islam Cendekia Cianjur yang bernama Daffa Gifari.suasana menjadi haru dan khidmat kembali dengan t1ilnya Kang Rashied karena beliau pun merasa terharu dan berlinang air mata ketika mendengar lantunan lagu yang dinyanyikan oleh wulan.

    ” Terus terang saya terharu dan sangat rindu akan baginda Rasul ketika mendengar lantuna lagu ananda Wulan tadi” ungkap beliau ,dan dalam suasana yang penuh khidmat tersebut beliau tidak menyia-nyiakannya untuk mengajak semua hadirin berdiri dan memberikan salam kepada nabi, kembali hati ini bergetar ketika memberikan salam kepada sang pemilik kasih sayang yang tiada henti kepada ummatnya hingga ahir zaman, sementara apa yang kita berikan kepada nabi kita?.”andai beliau sekarang berada dihadapan kita, akan kita adukan semua problema kaum muslimin yang terjadi sekarang ini”ungkap beliau dengan terbata-bata.

    Di akhir ceramah nya Kang Rashied tak henti beramanat kepada seluruh mustami terutama semua siswa yang mau pulang ke rumah untuk selalu menjaga sholat, seperti kebiasaan yang dilakukan selama di boarding, jangan s1ai sholat telat waktu, awal waktulah dan berjamaah seperti yang diamanatkan oleh nabi di akhir hayat beliau yang dis1aikan kepada sayyidina Ali karromallohu wajhah, subhaanalooh, di sela-sela sakarotulmaut yang maha dahsyat,beliau masih mengingat umatnya!.

                    Acara ditutup dengan pembacaan do`a dan ramah tamah berupa prasmanan yang sudah siap tersaji di  belakang kursi tamu.setelah itu istirahat dan sholat dhuhur berjamaah.

    Yaa Allah semoga air mata yang tercurah menjadi saksi atas cintanya kami terhadap nabi kami!semoga  airmata yang hanya setitik menetes ini menjadi pelipur lara kami pada hari dimana tak ada yang dapat menolong selain amal dan syafaat,termasuk syafaatul udma nya beliau ya Allah, sesuai dengan hadits, nabi akan memberikan syafaat kepada orang yang selalu memanggilnya dalam sholawat, Allohumma sholli wasallim wabaarik alaiih….

    Yaa nabi salam alaika…..

    Yaa rasul salam alaika……

    Yaa habiib salam alaika…

    Sholawaatulloh alaika……

    Yaa habiibi yaa muhammad!

    Yaa arusal khoofiqoini

    Yaa mu`ayyad yaa mumajjad

    Yaa imaamalqiblataini

    Rindu kami padamu yaa Rasul !rindu yang tiada terkira, semoga haflah yang berkah ini menjadi wasilah atas pertemuan kita di yaumul jazaa,mudah-mudahan airmata ini menjadi pengikat tali  persaudaraan diantara kita seluruh warga belajar dan orangtua siswa SMP Islam Cendekia Cianjur dengan ikatan yang tiada terlepas s1ai dipertemukan lagi dalam keadaan penuh syafaat berkumpul di telaga Nabi, dis1ing nabi yang tersenyum menyaksikan kehadiran ummat yang dicintai dan menintainya! amin yaa Robbal alamiin!(Hj. Aisyah Nurlaela,S.Pd)