Wahai Khalifah !!!

  • Hj. Aisyah Nurlaela , S.Pd (Penerbit)
  • Diterbitkan pada :2014-09-20 06:00:00 - Kategori : BERITA

    Wahai Khalifah !!!

     

    Karya: Hj. Aisyah Nurlaela, S.Pd.

     

    Indahnya negeri kita….

    Termashur di zamrud khatulistiwa..

    hitam nya laut!

    Merahnya gunung

    Kemuningnya padang rumput,

     dengan pohon pohon yang berdenting dan berkelap kelip

    Abu nya langit,

    Dihias  pelangi yang tak berwarna!

    Di h1aran Putihnya tanah!

    Itulah yang kami pandang senja ini..

    Namun ternyata tak sewarna

     dengan yang dipandang moyang ku tempo hari…

                    Mana?...mana semua itu?

    Angsa putih yang menari-nari…

    Di jernih nya air, di rawa ini..

    Diantara h1aran rumput dan pohon yang menghijau

    Disaksikan untaian semut yang tak henti bersalaman…

    Damai…..

     Teringat, para malaikat pernah berseru..

    Di albaqoroh 30

    Wahai robbi…

    Pantaskah kau mengutus manusia?

    Yang serakah..

    Penumpah darah…

    Sebagai kholifah!

    Pantas saja alam pun murka…

    Laut  menghitam dengan limbahnya…

    Gunung pun layu dengan marahnya larva yang memerah..

    Langit kelabu

    Awan membeku enggan tersenyum…

    Tanah pun putih tak subur lagi…

    Lembayung sembunyi tak seindah Pelangi

                    Menyaksikan…

                    Merasakan

                    Tingkah sang khalifah

                    Yang serakah….

    Yaa rabbi rabbul izzatiii….

    Ampunkan kami…

    Ampunkan ayah bunda kami..

    Ampunkan guru-guru kami

    Ampunkan peminpin kami..

    Ampunkan keserakahan kami…

    Sebagai khalifah…

    Ampunkan serakahnya investor

    Ampunkan para koruptor..

    Yang membuat bumi ini kotor

    Dan tak mau bersahabat lagi dengan kami..

     

    Berilah kekuatan kami

    Tuk buat bumi ini hijau kembali,

    Hingga pada masanya nanti..

    Generasi kami saksikan kembali

    Angsa putih yang menari..

    Diantara jernihnya air

    Bukan angsa beton yang beku mematung

    Diantara kicauan burung

    Yang bersiul bukan mesiu

    Di h1aran sawah,bukan hanya hotmik yang menghitam

    Di antara rimbun pohon, bukan hanya tiang listrik yang berdenting