Kisah Taubat Seorang Pemuda

  • Akhri. R (Penerbit)
  • Diterbitkan pada :2015-07-31 17:00:00 - Kategori : BERITA

    Kisah Taubat Seorang Pemuda

    Setiap kali Ustad Umar Burhanudin meny1aikan tausiah selalu memberikan inspirasi baru. Tanggal 4 Juni 2015 seusai sholat zuhur berjamaah di masjid Annisa. Beliau meny1aikan kultum. Mungkin lebih layak disebut kajian zuhur. Karena tausyahnya yang beliau s1aikan lebih kurang 30 menit. Meskipun setengah jam tapi jika Ustad Umar yang meny1aikan tausyah seakan-akan baru lima menit. Hal ini karena kepiawaian beliau dalam berceramah.

    Diawal tausyah beliau meny1aikan tentang sebuah hadits Rasulullah berkenaan tentang keutamaan bulan Ramadhan. Rasulullah saw bersabda “Man Fariha bi dukhulil Ramadahan harramallahu jasadahu minan niron”. Yup, barang siapa yang bergembira masuknya bulan ramadhan maka Allah akan haramkan jasadnya dari api neraka.”

    Selanjutnya ustadz umar bercerita tentang kisah seorang pemuda di zaman Rasulullah yang bertobat. Kisahnya adalah ketika sahabat Sayyidina Umar RA menemukan seorang laki-laki yang berguling-guling di atas tanah sambil menjerit menyesal. Sayyidina Umar RA bertanya apa yang engkau lakukan. Pemuda yang berguling-guling tadi menjawab bahwa ia telah melakukan dosa yang sangat besar.

    Kejadian ini diceritakan kepada Rasulullah SAW. Lalu Rasulullah SAW menyuruh sahabat untuk membawa pemuda tersebut ke hadapan Rasulullah SAW. Akhirnya pemuda tadi dihadapkan pada Rasulullah SAW. Beliau bertanya kenapa engkau berguling-guling di atas tanah sambil menyesal. Pemuda tadi menjawab bahwa ia telah melakukan dosa yang sangat besar.

    Rasul pun bertanya dosa apa yang telah engkau lakukan? Dengan penuh malu pemuda tadi menjawab bahwa ia adalah seorang penjaga makam. Akan tetapi setiap ada mayat perempuan yang baru dimakamkan ia mengambil kain kafannya dan menzinahi mayat wanita tersebut. Rasul SAW pun marah dan mengusirnya. Sehingga ia pun lari ke atas sebuah bukit.

    Tak lama kemudian datanglah malaikat Jibril AS kepada Rasulullah SAW. Malaikat Jibril meny1aikan salam dari Allah kepada beliau. Lalu malaikat jibril bertanya siapakah yang menciptakan langit dan bumi? Rasul menjawab Allah. Lalu siapakah yang meng1uni dosa semua makhluk yang ada di bumi. Rasul menjawab Allah. Beliau langsung ingat dengan pemuda yang barusan diusirnya. Beliaupun menyuruh para sahabat untuk mencari pemuda tadi.

    Akhirnya pemuda yang dicari tadi sudah meninggal dunia. Pada malam harinya Rasul dan para sahabat bermimpi bahwa pemuda yang berdosa tadi telah diterima tobatnya oleh Allah SWT dan dimasukkan ke dalam syurga. (Akhrie Rabbani) 

    31

    24