Catatan Perjalanan ke K1ung Inggris PARE

  • Akhri. R (Penerbit)
  • Diterbitkan pada :2016-01-27 17:00:00 - Kategori : BERITA

    Catatan Perjalanan ke K1ung Inggris PARE

    Belum lengkap rasanya bagi “English Learner” kalau belum pernah ke k1ung Inggris. Yha, k1ung ini terletak di sebuah kecamatan Pare Kabupaten Kediri-Jawa Timur. K1ung ini sebenarnya lebih pas dikatakan dengan k1ung kursus. Karena menurut data bahwa ada lebih dari seratus lembaga kursus bahasa yang ada di sana. Tidak hanya bahasa inggris saja tapi juga ada kursus bahasa Arab, bahasa Jepang dan bahasa Mandarin.

    Alhamdulillah, SMP Islam Cendekia berkunjung ke k1ung Inggris pada liburan semester kemarin. Ada sekitar 48 orang siswa dan siswi yang ikut dalam program belajar bahasa inggris di Pare. Dan 8 orang pembimbing putra dan putri. Mereka adalah Ustadz Ali Sobri, Ustadz Akhrie Rabbani, Ustadz Rojaiz dan Ustadz Mukhlis, Ustadzah Safitri, Ustadzah Nurjamilah, Ustadzah Risma Melati dan ustadzah Erin.

    Kami Berangkat hari Selasa pagi tanggal 22 Desember 2015 usai sholat subuh berjamaah di Masjid Anisa. Kami menyewa sebuah bus Pariwisata dari Bandung. Alhamdulillah perjalanan dari Cianjur s1ai ke K1ung Inggris memakan waktu sekitar 26 Jam. Kami s1ai di k1ung  Inggris pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

    Ada banyak hal yang kami dapatkan selama belajar bahasa Inggris di Pare. Karena h1ir semua pelajar yang ada di K1ung Inggris berusaha untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Maka kami tidak perlu malu untuk praktek bahasa Inggris disini. Bahkan ada beberapa pedagang menjajakan makanannya dengan bahasa Inggris.

    Jadwal belajar di K1ung Inggris cukup padat. Bayangkan saja, belajar dimulai dari ba’da subuh.  Yaitu pemberian vocabulary s1ai pukul 6 pagi. Kemudian nanti dilanjutkan pada pukul 07.00-08.30 belajar Grammar for Speaking. Setelah itu istirahat dan disambung lagi pada pukul 10.00-11.30 belajar Speaking. Lanjut lagi pukul 14.00 s1ai 15.30 WIB dengan materi Pronunciation. Pukul 16.00-17.30 disambung dengan vocabulary dan expressions. Tidak s1ai disitu saja setelah makan malam pukul 19.00 ada Study Club.

    Selama di K1ung Inggris para siswa terlihat sangat enjoy dalam mengikuti pelajaran yang diberikan para tutor. Selain karena tutornya keren-keren mereka sangat lancar dalam speaking english. Meskipun pada awalnya para siswa merasa kaget dengan keadaan cuaca di pare. Berbeda dengan Cianjur yang sejuk. Cuaca di k1ung Inggris lumayan panas. Sehingga siang hari bisa berkeringat.

    Akhir tahun tanggal 31 Desember 2015 kami meninggalkan K1ung Inggris. Sebelum pulang ke Cianjur kami menyempatkan untuk berziarah ke makam Salah satu Pejuang Islam K.H Hasyim Asy’ari yang berada di Kota Jombang. Sekitar 45 menit dari k1ung Inggris.

    Dini hari Awal tahun baru kami pun s1ai di Kota Jogjakarta. Masih terlihat sisa-sisa perayaan tahun baru di kota pelajar tersebut. Menjelang subuh kamipun berangkat ke Masjid Kauman. Salah satu masjid yang bersejarah. Jaraknya tidak jauh dari pusat kraton Jogjakarta. Usai sholat kamipun berfoto ria di depan kraton Jogjakarta.

    Mentari pagi mulai menerangi langit Jogja meskipun dibalut dengan mendung. Kami mencari sarapan pagi. Salah satu alternatif makan adalah di salah satu restoran khas Jogja dengan menu makanan gudeg Jogja.

    Setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan ke Malioboro salah satu pusat perbelanjaan di Kota Jogja. Semua siswa dan siswi mencari oleh-oleh khas Jogja. Ada yang beli Kaos Djogja, ada juga yang beli Batik tapi ada satu makanan yang tidak boleh ketinggalan. Yup, apalagi kalo bukan bakpia Jogja.

    Jam 11.00 bus pun berangkat meninggalkan Jogja menuju Cianjur tercinta. Alhamdulillah kami s1ai di Cianjur sekitar pukul 02.00 malam. S1ai di SICC kamipun langsung beristirahat di asrama.

    Akhrie Rabbani

    Bumi Inggris Cianjur