7 Prinsip jihad pendidik dalam mencetak cendekiawan muslim

  • Hj. Aisyah Nurlaela , S.Pd (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2016-12-28 17:00:00 - Kategori : BERITA

    7 Prinsip jihad pendidik dalam mencetak cendekiawan muslim

     

     

     

    7 PRINSIP  JIHAD PENDIDIK DALAM MENCETAK CENDEKIAWAN MUSLIM

    oleh:Hj. Aisyah Nurlaela,S.Pd

                    Manusia diciptakan dengan berbagai keunikan,keanekaragaman,dan kelebihan ,baik itu fisik maupun mental.Dalam keanekaragaman tersebut, manusia mempunyai keseragaman yaitu sebagai mahluk sosial yang mempunyai hasrat untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan dunia d isekitanya,maka dari itu, walaupun  manusia memiliki segala hal,tetap saja manusia membutuhkan bantuan orang lain dan memiliki keinginan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

                    Sebagai individu dan  mahluk sosial, pengajar tentu saja terikat oleh aturan-aturan dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.Dalam hal ini, pengajar/pendidik tentu saja terikat oleh aturan-aturan instansi atau satuan pendidikan dimana kita bekerja. Namun sebagai mahluk individu, kita juga mempunyai hak dalam mempertahanka prinsip kita, terutama prinsip kita yang erat kaitannya dengan sang khalik atau sang pencipta.

                    Jihad fiisabiilillah artinya berjuang di jalan Allah, mengajar pada dasarnya adalah berjuang menegakkan agama Allah, apabila diniatkan oleh kita untuk itu. Apapun pelajaran yang kita 1u, apabila kita niatkan untuk menegakkan agama Allah, mendidik anak-anak supaya pintar dan lebih mendekatkannya kepada Allah, mencerdaskan bangsa supaya lebih sejahtera dan lebih mudah beribadah kepada Allah, mendidik anak-anak bangsa dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka kepada Allah,tidak lupa juga kita harus punya niat bahwa kita mengajar dalam rangka meningkatkan kompetensi kita dan menambah amal ibadah serta ketaqwaan kita,itulah jihad dalam mengajar yang sesungguhnya.

                    Supaya tercapai antara tujuan kita dan tujuan satuan pendidikan yang kita tempati, perlu adanya prinsip- prinsip jihad dalam menggapai ridho ilahi.

    Ada tujuh prinsip jihad yang perlu kita ketahui dan kita laksanakan dalam mengajar,daiantaranya:

    1. Mu`ahadah

    Mu`ahadah artinya Ikrar

    Dalam kamus besar bahasa Indonesia, ikrar artinya 1) janji dengan sungguh-sungguh; 2) janji dengan sumpah; pengakuan; pengesahan; penetapan; berikrarartinya berjanji dengan sungguh-sungguh hati; berteguh janji; mengakui (mensah- kan, membenarkan) . Jelas sekali arti ikrar dalam kamus besar bahasa Indonesia itu yang menerangkan bahwa ikrar adalah janji serta mengakui dan membenarkan perjanjian tersebut dengan bersungguh-sungguh.

    Dalam mengemban tugas sebagai pengajar, perlu adanya ikrar,ikrar disini ada dua macam yaitu ikrar yang disepakati antara pengajar/pendidik dengan satuan pendidik, dalam hal ini, tergantung status pendidik tersebut, kalau pendidik tersebut sudah menjadi PNS, dia terikat dengan ikrarnya dalam jabatan yang diemban (disebut sumpah jabatan)biasanya dibacakan dan ditandatangani, jika dia seorang guru tetap yayasan, dia terikat dengan ikrar nya dengan yayasan dan begitu juga sebagai guru honorer, dia punya ikrar terhadap satuan pendidikan dimana dia mengajar.yang kedua ada janji yang diikrarkan pribadi dalam hati pendidik dalam mengajar,hal inilah yang sangat penting dalam melaksanakan peran sebagai seorang guru, karena ikrar ini adalah ikrar yang relatif fleksibel,dan kita bisa berikrar sekem1uan kita,inilah ikrar kita kepada Allah,buatlah ikrar sebagus mungkin!.Dengan demikian ikrar sangat penting sebagai pegangan atau kendali kita dalam menjalankan tugas,jangankan seorang guru,siswa taman kanak-kanak pun mempunyai ikrar yang biasa mereka bacakan sebelum belajar,begitupun kita dalam menjalankan tugas,ikrar kita bisa ditulis dalam sebuah catatan kecil yang bisa setiap saat kita baca misalnya di meja kerja,contohnya aku berjanji akan bersungguh-sungguh untuk menjalankan tugasku dengan ikhlas,menjaga nama baik satuan pendidikan, menjunjung tinggi kejujuran,menegakkan keadilan dan kedisiplinan,dan lain sebagainya,buatlah sem1u kita dan perbanyaklah niat yang baik karena Allah,dan yang lebih utama adalah pengamalan atau implementasinya!.

    Perpaduan antara sumpah jabatan yang dilaksanakan dengan sebaik-baiknya ditambah dengan ikrar pribadi kita,dibekali dengan niat karena Allah dalam berjuang di jalan Allah melalui mengajar,insya Allah tujuan kita dan satuan pendidikan kita dalam menggapai ridho Allah SWT akan tercapai,itulah prinsip jihad dalam mengajar.

    1. Mujahadah

    Mujahadah artinya bekerja keras, tentu saja hal ini penting dalam berjihad,karena tanpa kerja keras, segala sesuatu tidak mungkin terjadi. Contoh nya dalam mendidik siswa,butuh kerja keras dan pengorbanan yang panjang dalam mencerdaskan anak, dan yang paling utama adalah membuat mereka berkarakter serta berahlakulkarimah,karena tiada terkira kebahagiaan seorang guru ketika mendapatkan anak didiknya berhasil menjadi orang yang sukses dan berbudi pekerti yang luhur.Bekerja keras disini juga bisa diartikan bekerja keras dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi diri kita sebagai pengajar/pendidik.

    1. Istiqomah

    Istiqomah artinya konsisten, tentu hal ini sangat diperlukan dalam mengajar,namun istiqomah bukan berarti statis atau diam dan bukan tanpa ada inovasi atau perubahan, istiqomah disini, kita harus konsisten dan konsekwen terhadap apa yang diamanahkan terhadap kita, istiqomah dalam meningkatkan kompetensi kita, istiqomah dalam mengikuti program-program bermutu yang diadakan di satuan pendidikan kita,istiqomah dalam mengembangkan dan menerapkan metode pembelajaran,yang paling penting istiqomah dalam kedisiplinan dan janji yang telah kita ikrarkan.

    1. Amanah

    Amanah dalam dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah sebagai berikut: 1. pesan yg dititipkan kepada orang lain untuk dis1aikan; sesuatu yg dipercayakan atau dititipkan kpd orang lain;  meny1aikan (memberi, menghantar)berpesan; mengamanatkan ,memercayakan (kpd….)

    Amanah dalam bahasa arab artinya dapat dipercaya, jelas sekali artinya amanah merupakan titipan dari orang lain yang harus kita jaga dan harus kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab agar kita dapat menjaga kepercayaan orang yang mentipkan amanah tersebut.Dalam mengajar dan mendidik siswa tentu saja merupakan amanah yang luar biasa dari Allah dan dari orang tua siswa yang tentu saja kita harus menjaganya dan melaksanakan amanahnya itu dengan bersungguh-sungguh,dis1ing itu amanah dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi yang kita emban merupakan amanah yang nanti akan dipertanggungjawabkan bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat!.

    1. Muroqobah

    Muroqobah artinya kontroling,dalam mendidik/mengajar siswa perlu adanya kontroling atau pengawasan,dalam hal ini pengawasan dari dinas pendidikan  dan dari satuan pendidikan dimana kita mengajar. Tanpa pengawasan, segala sesuatu bisa saja terjadi karena sesuai dengan hadits “al insaanu mahalul khoto wannisyaan”artinya mansia itu tempatnya salah dan dosa,tanpa kontroling orang bisa saja lupa, dan tugas pengawas inilah yag akan mengingatkan nya.Dan yang paling utama adalah pengawasan diri kita sendiri terhadap apa yang kita lakukan, hal ini bisa menjadi “rem”  dalam kinerja kita guna menghindari penyimpangan atau ketidaksesuaian dalam melaksanakan kewajiban kita.

    Ingatlah bahwa pengawas kita terdapat pada diri kita sendiri karena pada diri kita ada Rakib dan Atid! Itulah pengawas pribadi dinas pendidikan kita yang sesungguhnya di mana pun kita berada!.

    1. Mu`aqobah

    Mu`aqobah bisa diartikan funishment atau sanksi,hal ini bisa dilakukan dalam rangka menjaga kedisiplinan kita dalam menjalankan tugas,dengan adanya funishment atau sanksi yang dilakukan oleh satuan pendidikan,diharapkan kita lebih berhati-hati dalam bertindak.sanksi disini dapat berupa sanksi fisik atau sanksi sosial, sanksi fisik misalnya dalam ketidakdisiplinan,presensi/kehadiran, keterlambatan,pelanggaran bisa dilakukan sanksi fisik misalnya berupa pemotongan salary,atau pemotongan poin kalau di satuan pendidikannya terdapat poin penilaian guru.sanksi sosial dapat berupa teguran atau penonaktifan, hal ini akan menimbulkan sikap hati-hati dalam bersikap dan bertindak,dan hal ini harus disepakati bersama.

    1. Muhasabah

    Hal yang paling penting dalam menjalankan segala amanah ,terutama dalam mengajar adalah muhasabah, artinya evaluasi. Evaluasiatau muhasabah diri perlu kita lakukan setiap saat,berbeda dengan evaluasi pelajaran yang dilakukan dengan ketentuan waktu,namun untuk evaluasi diri bisa dilakukan baik secara berkala, maupun kapan saja,evaluasi diri penting dalam rangka mengetahui kelemahan, kekurangan dan keterbatasan kita.Guru yang baik adalah guru yang tanpa segan untuk meminta pendapat orang lain dalam menilai diri nya,hal ini bisa juga dilakukan kepada siswa,misalnya kita meminta pendapat kepada siswa bagaimana cara mengajar kita, bagaimana metode mengajar kita,dan bagaimana sikap kita dalam mengajar,selain kepada siswa, meminta pendapat kepada rekan sejawat juga bisa dilakukan,dan muhasabah berkala nya bisa kita lakukan sesuai program satuan pendidikan atau dinas pendidikan misalnya UKG dan lain sebagainya.

    Itulah tujuh prinsip jihad dalam mengajar yang alhamdulillah di satuan pendidikan tempat penulis mengabdikan diri, tujuh prinsip jihad tersebut sudah disosialisasikan dan direalisasikan dalam kegiatan belajar mengajar, hal ini tentu saja atas dukungan pembina yayasan Pribadi Kamila yang penuh perhatian, sertaarahan dan bimbingan kepala sekolah yang bijksana disertai motivasi pengawas yayasan yang sangat solid dan tidak pernah bosan dan sungkan dalam berbagi ilmu-ilmu agama yang diintegrasikan dengan ilmu-ilmu pelajaran dan kedinasan sehingga menghasilkan kolaborasi antara pendidikan dengan kurikulum berbasis diknas dan berlandaskan tujuh prinsip jihad serta direalisasikan dalam kegiatan kegiatan belajar mengajar dengan ruh ainurrohmah, yaitu pola pendidikan yang mengedepankan pujian ,motivasi/semangat ,serta do`a terhadap para peserta didik.terimakasih Pa ustadz Ghazali Rahman(sebagai pengawas yayasan Pribadi Kamila) atas semua motivasi dan ide-ide nya yang tidak pernah habis (termasuk pembuatan artikel ini,dan artikel "pola mendidik berdasarkan metode ainurrohmah")beliau tak pernah lelah dalam membimbing kami sebagai pasukan jihad ,semoga kami kuat dalam mempertahankan barisan jihad kami mencapai ridho Allah melalui mengajar.semoga SMP Islam Cendekia Cianjur (SICC) ini merupakan ladang amal bagi kami, dan semoga anak didik kami menjadi generasi penerus cendekiawan muslim yang taat dan menjadi wasilah bagi kami dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan terutama di akhirat, amiinn yaa robbal alamiin. Salam mujahid pencetak Cendekiawan muslim Indonesia!.salam Cendekia!(Aisyah )