NI'MAATUL IJAAD, DAN NI'MAATUL IMDAAD

  • Asep Yuhana, S.T. (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2017-08-24 06:48:21 - Kategori : BERITA

    NI'MAATUL IJAAD, DAN NI'MAATUL IMDAAD

    EDISI PENGAJIAN KITAB ALHIKAM

    Sabtu, 12 Agustus 2017 , bertempat di masjid Annisa SMP Islam Cendekia Cianjur dilaksanakan pengajian kitab Alhikam, tepat pukul 07.00. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran yayasan, kepala sekolah, dan seluruh PTK.

    Seperti biasa, pengajian diawali dengan pembacaan Asrorulfatihah, kemudian dilanjutkan dengan hijbulsakron, pembahasan kitab dan kemudian ditutup dengan riyadhoh dzikir.

    Alhamdulillah wasyukru`ala ni`amillah, syukur kepada Allah bahwasanya kita masih diberikan nikmat oleh Allah SWT, terutama nikmat iman dan nikmat ta`at melaksanakan amal baik kepada Allah, karena nikmat sesungguhnya bukan hanya memiliki sesuatu yang kita inginkan atau berupa rizki saja.

    Terutama kita masih diberikan taufiq dan hidayah oleh Allah SWT, dalam pengajian ini juga dibahas mengenai taufiq dan hidayah bahwasanya taufiq dan hidayah diberikan oleh Allah ke dalam kalbu manusia yakni kesadaran akan suatu iabadah dan tahu fahalanya, bedanya jika hidayah diberikan ilmu oleh Allah untuk mengetahui sesuatu itu adalah ibadah dan ada fahalanya, hanya saja belum diberikan keinginan untuk melaksanakannya, namun jika sudah diberikan taufiq oleh Allah, maka dia mau melaksanakan ibadah tersebut, dengan demikian, taufiq dan hidayah merupakan kesatuan nikmat dari Allah yang tidak dapat dipisahkan. Kebalikan dari nikmat taufiq dan hidayah adalah hizlann, yakni dibiarkan oleh Allah untuk berbuat maksiat, Na`udzubillaahi mindzallik.

    Pengjian kitab Alhikam kali ini melanjutkan pembahasan pada minggu yang lalu yaitu mengenai nikmat, termaktub dalam kitab tersebut bahwa ada nikmat yang paling sempurna yang dimiliki oleh seorang hamba yaitu ada tiga macam nikmat yakni:

    1. Ni’matul ijaad

    Yaitu nikmat   yang diberikan oleh Allah akan adanya kita atau wujudnya kita, ( dengan dilahirkannya kita). dengan adanya nikmat ini, alhamdulillah kita ditakdirkan ada oleh Allah SWT.

    1. Ni’matul imdaad

    Yaitu nikmat yang diberikan oleh Allah SWT untuk mempertahankan hidup ini

    inilah sesungguhnya dua nikmat yang jarang kita sadari, dengan adanya nikmat ijaad, maka kita ditkdirkan lahir ke dunia ini, dan nikmat imdaad nikmat kita masih hidup sampai sekarang ini, kita bisa menyaksikan berbagai macam keindahan dan ramainya dunia ini. Karena tidak sedikit bayi yang baru lahir kemudian meninggal, anak-anak, atau remaja yang baru menginjak dewasa meninggal karena berbagai hal, nah dengan adanya nikmat ijaad dan imdad, alhamdulillah hari ini kita masih merasakan nya.

    1. Ni’matul iimaan

    Tidak bisa dipungkiri bahwa nikmat iman merupakan nikmat terbesar yang kita dapatkan dari Allah SWT, bagaimana jadinya apabila kita tidak diberikan nikmat iman oleh Allah SWT, Naudzubillahi mindzallik..

    Itulah macam- macam nikmat yang benar-benar harus kita sadari dan kita syuukuri, betapa tidak, karena andai saja kita tidak diberikan salah satu saja dari nikmat yang terdapat di atas, maka kurang lengkap dan sempurna, bahkan jika saja kita tidak diberikan oleh Allah nikmat iijaad maka tentu saja hari ini tidak akan bisa membaca tulisan ini, kita tidak akan melihat indah nya dunia ini, tidak bisa menyaksikan ramainya zaman pada abad ini, seperti yang telah digambarkan oleh Rosululloh ratusan tahun yang lalu.