Ternyata Nikmat Terbesar itu Adalah

  • Hilman A (Penulis)
  • Diterbitkan pada :2017-08-07 04:04:22 - Kategori : ARTIKEL

    Ternyata Nikmat Terbesar itu Adalah

    Derap langkah kaki yang kencang disertai semangat yang membara, mengiringi niat ikhlas pencari ridho Tuhan pagi itu.

    Semangat Insan Mullabby yang ditularkan Al Ustadz menular sejak dilaksanakannya Raker di lingkungan SMP Islam Cendekia Cianjur, bagaimana tidak, kini setiap insan baik itu pendidik maupun tenaga kependidikan selalu merasa terpanggil di setiap event yang dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan panggilan jiwa nya masing-masing tanpa ada suatu paksaan.

    Itulah semangat insan Mulabby yang kami dengungkan di lingkungan sekolah ini, semangat melaksanakan kewajiban, semangat meningkatkan kinerja , semangat meningkatkan kompetensi masing-masing, dan semangat melaksankan kewajiban kepada Robb nya dengan patuh, ta`at, semangat, penuh tanggung jawab dan ikhlas, seperti tertuang pada cuplikan bait lagu insan Mulabby yang diciptakan oleh Ustadz Gazali Rahman berikut ini:

                    Allah Ghoyyatuna , Allah Maksuduna, Allah Mathlubuna

    Allah adalah tujuan akhir kami, ridho Allah yang kami cari

    Ikhlas adalah benteng ibadah kami, bersatu ujung tombak perjuangan kami

    Begitu pun hari itu, Sabtu 5 Agustus 2017, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMP Islam Cendekia Cianjur melaksanakan salah satu program yang dicanangkan oleh manajemen sekolah yakni pengajian rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu. Ada yang berbeda dengan pengajian kali ini, karena pengajian dilaksanakan pagi hari (pukul 07.00) biasanya dilaksanakan pada pukul 08.00.

    Pagi hari yang sibuk, seluruh PTK berdatangan, bahkan ada yang telah datang di lingkungan sekolah mulai pukul 06.00, tak lupa untuk melakukan finger print terlebih dahulu, mereka bergegas menuju ke Aula Masjid Annisa lantai 2 dengan alat “perkakas “ nya masing-masing, tentu saja tak ketinggalan semua menenteng kitab Alhikam sebagai “jadwal pelajaran “ rutin kami. Pak Ustadz Ghazali Rahman yang biasa memimpin pengajian tentu saja sudah siap disertai seluruh jajaran yayasan, Kepala Sekolah dan manajemen sekolah tak ketinggalan ikut pula dalam melaksanakan pengajian Hikam ini, sungguh susana yang tak mudah kami dapatkan di tempat lain, bagaimana tidak, kami duduk bersama membacakan riyadhoh Dzikir, hizbul Syakron, dan membahas kitab Alhikam bersama-sama.

    Pengajian kitab Alhikam kali ini intinya masih membahas tentang pembenahan hati, itu yang bisa penulis tangkap , dijelaskan bahwa jika Allah memberikan apa yang kita inginkan, yang kita harapkan, yang kita do`akan, itu artinya bahwa Allah Maha Penyayang dan bukan karena do`a kita, dan apabila Allah tidak mengabulkan do`a kita, bahkan sampai kita meninggal ,itu artinya bahwa Allah sedang menunjukan kekuasaan nya atau “qohr” nya yakni maha memaksa, walaupun kita tidak menghendaki suatu kondisi atau keadaan, namun bukan karena Allah tidak menyayangi kita, namun Allah sedang menguji kita, dan dengan tidak dikabulkannya do`a jangan menganggap bahwa itu karena dosa kita, karena sebesar apa pun dosa kita, jika kita bertaubat, dan berjanji untuk tidak mengulangi nya lagi, niscaya Allah akan mengampuni nya.